CARILAH PERGURUAN/SEKOLAH/UNIV YANG PUNYA JURUSAN PENCETAK ORANG SHOLEH
اهدنا الصراط المستقيم صراط الذين انعمت عليهم
“ya Allah tunjukkanlah kami akan jalan yg lurus…Yakni jalannya mereka orang-orang yg telah Engkau beri nikmat atas mereka”
Setiap hari hampir 17 kali bahkan lebih kita berdoa dan memohon hal tsb di dalam sholat kita..tapi apakah kita tahu apa maksud dan maknanya..? Siapakah orang yang telah diberi nikmat atas mereka (oleh Allah SWT)
Coba kita buktikan ….
Saya yakin jika setiap orang kita beri pertanyaan tentang siapakah orang yg telah diberi nikmat pasti jawabannya berbeda beda sesuai dengan kenikmatan yg tidak dia miliki…
Kalau kita Tanya pada orang yg lagi sakit…kata dia orang yg diberi nikmat itu yang sehat..
Kalau kita Tanya pada orang yg lagi hutangnya numpuk ..kata dia orang yg diberi nikmat itu yg ga punya hutang sehingga bisa tidur dg tenang..
Kalau kita Tanya pada orang yg miskin .. kata dia orang yg diberi nikmat itu kalau hidup nya cukup, kaya mau beli apa aja bisa…
Kalau kita Tanya pada para kuli, bawahan, buruh, pembatu..kata dia orang yg diberi nikmat itu adalah kalau bisa punya kerjaan sendiri yg cukup syukur2 menjadi bos atau pengusaha..
Dan begitu seterusnya..nah dari situlah karena penafsiran kenikmatan dan siapa yg diberi nikmat itu cenderung meluas, relative dan bahkan bisa membingungkan kita akan apakah sebenarnya hakekat kenikmatan itu sendiri…maka Allah pun dengan segala keluasan dan kesempurnaan ilmu Nya dan segala kebaikanNya berkenan menjelaskan kepada kita akan pengertiannya secara langsung agar kita tidak tertipu dengan opini, hasil pemikiran dan perkiraan akal manusia yg serba cetek, terbatas dan tidak sempurna…agar kita tidak salah pengertian, keliru, ketipu dan salah persepsi di dalam masalah mencari kenikmatan dalam hidup di dunia maupun di akherat…
{وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَالرَّسُولَ فَأُولَئِكَ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ وَحَسُنَ أُولَئِكَ رَفِيقًا (69) ذَلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللَّهِ وَكَفَى بِاللَّهِ عَلِيمًا (70)} [النساء: 69، 70]
“Barang siapa yg taat kpd Allah dan Sang Rasul (Muhammad SAW) maka mereka itulah yang akan bersama-sama dengan orang-orang yg Allah berikan kenikmatan atas mereka, mereka itu adalah para Nabi, As-Shiddiqin, syuhada dan orang-orang sholeh…dan mereka itulah teman yg terbaik. Dan itu adalah anugerah dari Allah.. dan cukuplah Allah sebagai Zat yg Maha mengetahui..”
Dari penjelasnya itu maka Allah memberikan kunci kepada kita bahwa untuk bisa mendapatkan kenikmatan dari Allah maka seseorang harus melakukan KETAATAN KPD ALLAH DAN RASULNYA…
Nah di dalam ketaatan itulah akan melahirkan kenikmatan sesuai dengan kadar dan tingkatan ketaatan yg bisa seseorang lakukan …sedangkan kelas orang yang diberi nikmat dan bentuk nyata orang yg telah diberi nikmat Allah menjelaskan dalam ayat tsb ada 4 golongan, dan hanya tiga tipe atau golongan yang masih mungkin bagi kita untuk mengejarnya dan masuk ke dalam golongan tsb..:
1> Shiddiqin
2> Syuhada
3> Sholihin…
Sedangkan kenabian tidak mungkin lagi bagi seorang manusia untuk masuk atau mendaftar agar jadi nabi.
Arti singkatnya..jika selama hidup kita di dunia gagal menjadi golongan paling rendah yakni gagal menjadi orang sholeh ..maka berarti kehidupan kita di dunia tidak termasuk orang yang diberi nikmat oleh Allah..kalau pun sepintas kelihatannya nikmat namun kenikmatan itu akan melahirkan pertanggungjawaban di akherat yang sangat panjang dan bahkan bisa menghasilkan siksaan di dunia dan akherat…
Lantas bagaimana dan dimana kah kita supaya bisa menjadi dan termasuk orang sholeh…?
Imam husen Bin Syekh Abu Bakar bin Salim berkata :
“Siapa yg tidak pernah dididik orang sholeh maka dia tidak akan menjadi orang sholeh”
Iyaa benar sekali perkataan Beliau..sangat masuk akal …di dunia nyata kita..mahasiswa yg ingin jadi dokter tidak akan bisa menjadi dokter jika tidak masuk fakultas kedokteran dan dididik oleh para dokter ahli, ingin jadi petani, ingin jadi montir, artsitek dst semuanya tidak akan mungkin jika kita tidak dididik oleh pakar pertanian, oleh pakar montir dan ahli arsitektur yg terkemuka…
Nah jadi sudahkan anda menemukan di sekolah mana atau universitas mana atau perguruan tinggi mana yg membuka jurusan menjadi dan bergelar ‘orang sholeh’. Dimanakah kiranya kita menemukan perguruan yg para pendidiknya adalah orang2 sholeh atau bahkan para wali…?
Jika kita gagal menjadi orang sholeh yg merupakan setandar minimal orang yg telah diberi nikmat oleh Allah berarti kehidupan kita selama di dunia akan hanya kegagalan belaka, sengsara, pedih, perih, capek dan tidak hakiki dan langgeng kenikmatannya..hanya semu dan sementara belaka…
Ya Allah pertemukan kami dg orang sholeh yang akan senantiasa membimbing kami ke jalanMu dan dalam ketaatanMu…sehingga dengan itulah kami bisa mengharap..yaa Allah kelak jadikan dan kumpulkanlah kami di dalam golongan orang orang yg sholeh
{مَنْ يَهْدِ اللَّهُ فَهُوَ الْمُهْتَدِ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَنْ تَجِدَ لَهُ وَلِيًّا مُرْشِدًا (17)} [الكهف: 17]
Siapa yang Allah beri petunjuk (untuk bisa bertemu dan belajar kpd orang sholeh) maka itulah orang yg akan diber petunjuk. Dan orang yg akan disesatkan maka kamu pasti akan temukan bahwa dia tidak mempunyai seorang Wali yg member petunjuk kpdnya..(yakni orang yg sesat adalah orang yg tidak pernah ketemu dan dididik seorang wali sehingga gagal menjadi orang sholeh)